Jumat, 04 Januari 2013

PLN BUKAN PENYEBAB MATINYA RADAR BANDARA

Matinya radar bandara Soekarno Hatta Jakarta dan Adi Sucipto Yogyakarta bukan disebabkan oleh PLN melainkan karena masalah internal.

Menurut "Asisten Manager SIM, Tapor dan Humas Adisutjipto Yogyakarta, Faizal Indra Kusuma menyampaikan kronologis kejadian tersebut pada Rabu (26/12) Pukul 13.48 WIB terjadi trip (kedip) seper sekian detik pada instalasi listrik. Dengan adanya kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik ke radar putus yang seharusnya diambil alih oleh power backup, namun pada saat iru kondisi power backup sedang dalam kondisi perbaikan atau perawatan sehingga power backup tidak mampu mengambil alih pasokan listrik. Hal itu yang mengakibatkan radar melakukan restarting dengan menggunakan pasokan listrik PLN. Waktu yang dibutuhkan radar kembali beroperasi sekitar kurang lebih 30 menit. Papar Faizal dikantornya kamis (27/12)." (Sumber : http://krjogja.com/read/156071/matinya-radar-bandara-adisutjipto-murni-gangguan-internal.kr) 

Sedangkan radar mati di bandara Soekarno hatta juga bukan dikarenakan oleh PLN, radar mati bandara dikarenakan oleh UPS terbakar. Berdasarkan penjelasan "GM ATS Bandara Soekarno Hatta Budi Hendro yang mengatakan bahwa UPS terbakar sehingga mengganggu suplay listrik ke radar. Tapi ini hanya terjadi 15 menit terputus, memang sempata da gangguan pelayanan tapi sekarang sudah normal beroperasi, kata Budi." (Sumber : http://jakarta.okezone.com/read/2012/12/16/500/732956/ups-terbakar-radar-bandara-soekarno-hatta-terganggu)




Sumber : http://jakarta.okezone.com/read/2012/12/16/500/732956/ups-terbakar-radar-bandara-soekarno-hatta-terganggu ; http://krjogja.com/read/156071/matinya-radar-bandara-adisutjipto-murni-gangguan-internal.kr


Semangat Kami Hingga ke Pelosok Negeri

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sulawesi Maluku dan Papua atau disebut dengan UIP KIT SULMAPA merupakan salah satu unit PT PLN (Persero) yang menangani proyek pembangunan pembangkit wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua. Proyek-proyek yang ditangani oleh UIP KIT SULMAPA antara lain: 
1. PLTU 2 Sulut, PLTU ini terletak di Amurang Manado Sulawesi Utara. Amurang - Manado ini kalo ditempuh dengan mobil sekitar 2 Jam. Dengar statement teman yang bilang "Amurang itu manado Coret karena terlalu jauhnya sama kota." sebenarnya pengen ngakak, tapi kagum melihat semangat mereka untuk segera menyelesaikan pembangkit tersebut. Dan hasilnya pembangkit tersebut telah selesai dibangun dan sudah menghasilkan listrik. 

2. PLTU 2 Papua. Mendengar namanya saja sudah sangat menyeramkan. Pulau paling timur di Indonesia yang jauh dari Pulau jawa, kenapa bisa saya sebut menyeramkan dan jauh dari pulau Jawa adalah kebanyakan teman-teman yang bertugas di PLTU ini berasal dari Jawa. Harga tiket pesawat yang selangit yang tidak memungkinkan mereka untuk sering pulang. dan yang lebih parahnya lagi adalah penyakit malaria yang menghantui. tetapi itu semua tidak mengecilkan semangat mereka. semangat kerja mereka untuk menyelesaikan proyek sangat tinggi. 

Selain 2 Proyek di atas masih ada beberapa proyek yang sedang ditangani oleh UIP KIT SULMAPA antara lain: PLTU Kendari, PLTU Maluku, PLTA Genyem, PLTU BauBau, Gardu Induk (GI) Jayapura dan masih banyak lagi. dan ada beberapa proyek yang akan ditangani oleh UIP KIT SULMAPA antara lain : PLTU Raha, PLTU Wangi-Wangi, PLTU Toli Toli dan masih banyak lagi dimana lokasi proyek tersebut semakin jauh dari kota. Meskipun semakin hari lokasi proyek semakin ke pelosok, tapi semangat kami masih sangat besar untuk merealisasikan pembangkit tersebut.